Welcome

Club Cooee
Tampilkan postingan dengan label Tugaz TKJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugaz TKJ. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Mei 2011

Sekilas tentang istilah "Downstream"

Assalamuallaikum Wr. Wb.

Setelah Saya di suruh oleh Bpk. Arief Saputra sang master Guru TKJ Saya, untuk mencari arti kata downstream… maka, pikiran saya langsung saja coba ahh Aku tanya ke Pakdhe Google, dan ternyata Pakdhe google memberikan terlalu banyak arti kata “Downstream” ini, dan sangking banyaknya saya tidak dapat meresapi..!!! :D , setelah itu saya coba langsung ke rumah bapak www.total.or.id untuk bertanya langsung kepada Beliau dan ternyata Beliau pun menjelaskan lebih singkat dari Pakdhe Google....,
Okehh langsung ajah



ke isi penjelasan tentang “Downstream” dari bapak total.or.id. “Downstream adalah kecepatan aliran data dari komputer lain ke komputer lokal melalui sebuah network. “ kemudian, apakah kecepatan aliran data dari komputer lain ke computer local bisa diukur…????
Pengukuran bandwidth selama ini bisa dilakukan dengan software, baik yang gratis maupun yang berbayar. Namun software umumnya "dibatasi" oleh sistem operasinya. Belum lagi jika ada software-software lain yang sedang berjalan, seperti misalnya firewall. Sehingga pengukuran yang dilakukan di komputer yang terhubung ke jaringan seringkali tidak akurat. Solusinya adalah melakukan pengukuran secara hardware langsung di jalur datanya, dalam hal ini di kabel Ethernet UTP.
Commtech BM-1002 adalah sebuah Bandwidth Meter yang bisa digunakan untuk mengukur bandwidth di jaringan. Alat ini dipasang sesudah modem broadband (cable ataupun ADSL) yaitu di keluaran RJ4Snya. Dari situ, ada sebuah kabel lagi yang harus dihubungkan entah ke switch, ke server, atau ke workstation. Pengukuran yang dilakukan dengan cara ini terhitung cukup akurat, karena belum melalui software. Kecuali modemnya memang rusak, kita bisa melihat data yang keluar masuk dari dan ke koneksi Internet kita.
Alat ini bentuknya sederhana, dengan warna oranye. Di bagian mukanya terdapat sebuah layar LCD dengan tampilan yang sederhana, namun informatif. Di situ kita bisa melihat transmisi downstream dan upstream, serta adanya Error, Broadcast, dan Collission. Di bagian bawah terdapat sebuah port daya dan dua port RJ4S (untuk input dan output). Di bagian kiri terdapat switch daya, tombol SAV/CLR, dan tombol Bandwidth/Packets.
Perhatikan bahwa untuk transmisi, BM1002 mengukurnya dengan satuan Kbps (Kilobit per second), bukan KBps (Kilobyte per second). Perhatikan beda antara b kapital dan bukan kapital. Di sini pengetahuan dan nalar Anda diuji. 1 KB (kilobyte) adalah sama dengan 8Kb (kilobit). Sebagian besar ISP mencantumkan kecepatannya dalam satuan Kbps, misalnya 384Kbps. Terlihat besar, namun seringkali salah diartikan sebagai kilobyte. Yang benar, 384Kbps adalah setara dengan 48KBps. Cukup memusingkan? Moga-moga tidak.
Meskipun terlihat sederhana, BM-1002 "diam-diam" memiliki kemampuan yang lumayan. Setelah setiap sepuluh set pengukuran, di layar akan muncul indikator "Peak", yang merupakan titik bandwidth tertinggi, untuk downstream dan upstream. Kemudian juga akan muncul "Average", yang merupakan angka rata-rata.
BM-1002 juga bisa menyimpan angka bandwidth yang dikehendaki. Pada angka yang diinginkan, tekan dan tahan tombol SAV/CLR, hingga di layar keluar "No. X". X adalah angka dari satu hingga delapan belas, yang menunjukkan posisi memori tempat data disimpan. Untuk melihat data tersebut, tekan dan tahan tombol SAV/CLR hingga keluar nomor yang ingin dilihat. Penghapusan data juga dilakukan dengan tombol yang sama.
Tidak hanya dilihat, data yang disimpan tersebut juga bisa dicetak. Untuk itu diperlukan sebuah kabel dengan RJ4S di ujung yang satu, dan DB9 (serial) di ujung satunya lagi. Hubungkan ujung RJ4S ke port Out di BM-1002 dan ujung DB-9 ke komputer. Jalankan aplikasi Hyper Terminal, dan set dengan 9600bps (Bits per second), 8bits (Data bits), 1 (Stop bits), dan None (Flow contron. Jika sudah terhubung, tekan dan tahan tombol SAV/CLR hingga di layar LCD muncul "Pass". Data kemudian bisa disimpan di PC untuk dicetak.
Kesimpulan kami, Commtech BM-1002 ini cocok digunakan para staf TI untuk mengukur bandwidth jaringan mereka, dengan pengoperasian yang mudah, dan ada fasilitas logging. (step/Majalah InfoKomputer edisi Maret 2004)

Lanjut membaca“Sekilas tentang istilah "Downstream"”  »»

Rabu, 02 Maret 2011

Tugas : Pengertian Booting dan Macam-macam Booting

Assalamuallaikum Wr. Wb

Booting untuk mengaktifkan komputer, minimal dibutuhkan tiga komponen, yaitu hardware, software dan user (brainware). Hardware merupakan perangkat keras yang terdiri dari CPU, Keyboard, dan perangkat pendukung lainnya. Software adalah


program yang mendukung untuk operasional hardware. Sedangkan, user atau brainware adlah pengguna komputer. Langkah awal dalam mengoperasikan komputer adalah proses booting. Booting adalah proses pemasukan arus listrik kedalam peralatan komputer sehingga komputer dapat berkomunikasi dengan pengguna. Tahap awal proses booting yang dilakukan oleh sistem operasi adalah bootstrap loader yang bertujuan untuk melacak semua I/O yang terpasang pada komputer.

Macam-macam booting:

A. Cold Bootingcold booting

adalah proses booting saat komputer yang tadinya mati harus lebih dahulu menghidupkan power.langkah-langkah melakukan cold booting :

1.pastikan bahwa kabel pada power suply atau listrik sudah terpasang dengan baik.
2.hidupkan monitor dengan menekan tombol power pada monitor,biasanya ada pada bagian bawah monitor.
3.tekan tombol power pada bagian depan CPU.
4.klik tombol start.
5.klik turn off komputer.


B.Warm Booting

adalah booting komputer dalam keadaan hidup.cara untuk melakukan warm booting antara lain mengikuti langkah-langkah (4 dan 5 diatas).

Lanjut membaca“Tugas : Pengertian Booting dan Macam-macam Booting”  »»

Tugas : Cara kerja komputer

Assalamuallaikum Wr. Wb.

Komputer merupakan perangkat elektronik yang sudah tidak asing lagi di kalangan anak-anak hingga orang dewasa, tentunya dengan tingkat pemahaman dan penggunaan yang berbeda-beda.

Apa itu Komputer?
Untuk memudahkan pemahaman, sebuah komputer dapat dianalogikan sebagai manusia. Secara

normal manusia hidup mempunyai bentuk fisik dan non-fisik. Bentuk fisik tersebut terdiri atas bagian-bagian yang mempunyai fungsi berbeda, seperti kepala, tangan, telinga, dll. Susunan dan letak bagian-bagian fisik hingga membentuk tubuh manusia dapat dikatakan sebagai arsitektur manusia.

Bentuk fisik saja tidak dapat disebut sebagai manusia hidup secara normal. Untuk dapat disebut manusia yang hidup maka perlu adanya roh atau nyawa, sebagai bentuk non-fisik. Bentuk non-fisik lainnya seperti akal pikiran dan perasaan yang akan memperkerjakan bagian-bagian fisik untuk aplikasi atau aktifitas tertentu sesuai dengan kehendak akal pikiran dan perasaan itu sendiri.
Demikian juga dengan komputer juga mempunyai bagian fisik yang disebut Hardware d
Arsitektur Komputer

Analog dengan manusia, komputer juga mempunyai bagian-bagaian yang mempunyai fungsi berbeda-beda. Susunan letak dan hubungan antar bagian-bagian hingga membentuk tubuh komputer disebut sebagai arsitektur komputer. Atau dengan kata lain arsitektur komputer merupakan pengorganisasian bagian-bagain fungsional sebuah komputer.

Pada prinsipnya sebuah sistem komputer terdiri dari 3 bagian utama, yaitu:


* CPU
* Memori, terdiri memori program dan memori data, dan
* Perangkat Input/output

Sistem komputer ini baru akan bekerja apabila ada program komputer yang berisi instruksi yang memerintahkan CPU.   


CPU (Central Prosessing Unit)

CPU merupakan bagian fungsional yang utama dari sebuah sistem komputer, dapat dikatakan bahwa CPU merupakan otak dari sebuah komputer. Di dalam CPU inilah semua kerja komputer dilakukan.
Hal-hal yang perlu dilakukan CPU adalah:

1. Membaca, mengkodekan dan mengeksekusi instruksi program
2. Mengirim data dari dan ke memori, serta dari dan ke bagian input/output.
3. Merespon interupsi dari luar.
menyediakan clock dan sinyal kontrol kepada sistem.



Dalam melakukan hal-hal di atas, jelas CPU perlu menyimpan data untuk sementara waktu. CPU perlu mengingat lokasi instruksi terakhir sehingga CPU akan dapat mengambil instruksi berikutnya. CPU perlu menyimpan instruksi dan data untuk sementara waktu pada saat instruksi sedang dieksekusi.Dengan kata lain, CPU memerlukan memori internal berukuran kecil yang disebut Register.
Arithmetic and Logic Unit (ALU) berfungsi membentuk operasi-operasi aritmatika dan logic terhadap data Register menyimpan data sementara dan hasil operasi ALU.
Control unit menghasilkan sinyal,, yang akan mengontrol operasi ALU, dan pemindahan data ke ALU atau dari ALU.

MEMORI

Adalah bagian fungsional komputer yang berfungsi untuk menyimpan program dan data.

RAM (Random Access Memory)

 

Adalah memori yang dapat dibaca atau ditulisi. Data dalam sebuah RAM bersifat volatile, artinya data akan terhapus bila catu daya dihilangkan. Karena sifat RAM yang volatile ini, maka program computer tidak tersimpan di RAM. RAM hanya digunakan untuk mcnyimpaii data seinantara, yang ticlak begilu vital saal aliran daya terpiilus.


ROM (Read Only Memory)

 

adalah memori yang hanya dapat dibaca. Data yang tersimpan dalam ROM bersifat non-volatile, artinya data tidak akan lerhapus meskipun catu daya IcrpuWis. Kaicna sil’alnya yang dcinikiaii, maka ROM dipergunakan untuk menyimpan program. Ada beberapa tipe ROM, diantaranya ROM murni, PROM, dan EPROM. PROM (Programmable ROM) adalah ROM yang dapat diprogra
PERANTARA INPUT/OUTPUT

Untuk melakukan hubungan dengan piranti di luar sistem komputer membutuhkan perantara I/O. Perangkat I/O sebagai jembatan penghubung antara mikrokomputer dengan piranti di luar system dapat menerima data dari mikrokomputer dan dapat pula memberi data ke mikrokomputer.


Ada dua macam perantara I/O, yaitu piranti untuk hubungan serial (UART-universal asynchronous receiver-transmitter) dan piranti untuk hubungan paralel (PlO-paralel input output).

Lanjut membaca“Tugas : Cara kerja komputer”  »»

Senin, 21 Februari 2011

Tugas : Pengertian FQDN, PQDN dan DNS

Assalamuallaikum Wr. Wb.


1. Fully Qualifed Domain Name

(disingkat menjadi FQDN), dalam sistem penamaan domain Domain Name System (DNS) merujuk kepada nama bertitik yang dapat mengidentifikasikan sebuah host Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) di dalam jaringan dan Internet. FQDN juga sering disebut sebagai Absolute Domain Name.



    Nama Lengkap Domain Berkualitas (FQDN)

    Jika label diakhiri dengan string null, disebut nama domain berkualifikasi lengkap (FQDN). Sebuah FQDN adalah nama domain yang berisi nama lengkap dari sebuah host. Ini berisi semua label, dari yang paling spesifik sampai yang paling umum, yang secara unik menentukan nama host.

    challenger.atc.fhda.edu

    Misalnya, nama domain adalah FQDN dari sebuah komputer bernama penantang dan diinstal di Advanced Technology Center (ATC) di De Anza College. Sebuah server DNS hanya dapat mencocokkan FQDN ke alamat. Perhatikan bahwa nama harus diakhiri dengan label null, tetapi karena null di sini berarti apa-apa, label diakhiri dengan titik (.)


    Setiap komputer yang terhubung ke Internet dapat didaftarkan untuk memiliki nama yang disebut hostname. Hostname yang lengkap disebut Fully Qualified Domain Name (FQDN). Contoh FQDN:




    www.microsoft.com

    FQDN ini terdiri atas:

    • Nama host (hostname).
    • Nama tempat komputer itu berada secara fisik atau secara kepemilikan (name of site).
    • Jenis organisasi pemilik.



    Untuk mengakses informasi yang disediakan oleh suatu komputer pada Internet, diperlukan alamat URL (Uniform Resource Locator) informasi tersebut berada. Alamat URL secara berurutan terdiri dari :

    1. Jenis protokol atau metode yang dipergunakan untuk mengakses informasi (access method).

    2. FQDN komputer tempat informasi itu berada.

    3. Penunjuk atau file dokumen yang menampung informasi tersebut (resource locator).


    Catatan:



    Setiap bagian dari URL dibatasi oleh tanda garis miring (/), kecuali antara no.1 dan no.2 dibatasi oleh tanda titik dua diikuti oleh dua garis miring (://)



    Contoh URL :

    http://www.microsoft.com/default.asp
     
    2. Sebagian Nama Domain Berkualitas (PQDN)

    Jika label tidak diakhiri dengan string null, disebut nama domain berkualifikasi parsial (PQDN),. A PQDN mulai dari node tapi tidak mencapai akar. Hal ini digunakan ketika nama harus diselesaikan termasuk dalam situs yang sama sebagai klien. Berikut resolver bisa menyediakan bagian yang hilang, yang disebut akhiran, untuk menciptakan sebuah FQDN.

    Misalnya, jika pengguna di fhda.edu tersebut. Situs ingin mendapatkan alamat IP dari komputer penantang, ia dapat mendefinisikan nama parsial Challenger

    Klien DNS atc.fhda.edu menambahkan akhiran. Sebelum melewati alamat untuk server DNS. Klien DNS biasanya memegang daftar akhiran. Berikut dapat beberapa dari daftar sufiks di De Anza College.

    3. DNS
    DNS adalah protokol yang dapat digunakan di berbagai platform. Di Internet, nama domain ruang (pohon) dibagi menjadi tiga bagian yang berbeda: domain generik, domain negara, dan domain terbalik. ( atau )

    sebuah aplikasi service di internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name) dan dari FQDN ke IP address. DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet sererti Web Browser atau e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke IP address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau internet.

    FUNGSI DNS


    A. Kerangka Peraturan pengiriman secara kontroversi menggunakan keuntungan jenis rekod DNS, dikenal sebagai rekod TXT.

    B. Menyediakan keluwesan untuk kegagalan computer,Beberapa server DNS memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya,Tiga belas server akar (root server)digunakan oleh seluruh dunia.

    KEUNGGULAN DNS

    1. DNS mudah untuk di implementasikan di protocol TCP/IP
    2. DNS server mudah untuk di konfigurasikan(Bagi admin)
    3. User tidak lagi di repotkan untuk mengingat IP address

    KEKURANGAN DNS

    1. DNS tidak mudah untuk di implementasikan
    2. Tidak konsisten
    3. Tidak bias membuat banyak nama domain.



    Lanjut membaca“Tugas : Pengertian FQDN, PQDN dan DNS”  »»

    Rabu, 19 Januari 2011

    Tugas : EGP, BGP dan IGP

    Assalamuallaikum Wr. Wb.

    Hari ini Saya di kasih tugas dari "Sang Master" TKJ untuk belajar apa itu protokol EGP, BGP dan IGP. Dan langsung saya berkunjung ke rumah " Cak Google " untuk cari tahu apa itu protokol EGP, BGP dan IGP.

    Dan Hasilnya Yaitu...


    Exterior Gateway Protocol (EGP) adalah sekarang lapuk routing protokol untuk Internet awalnya ditentukan pada tahun 1982 oleh Eric C. Rosen dari baut, Beranek Newman, dan David L. Mills. Ini pertama kali dijelaskan di RFC 827 dan resmi ditetapkan dalam RFC 904 (1984). EGP adalah reachability protokol sederhana, dan, tidak seperti jarak modern dan jalan-vector-vector protokol, sangat terbatas pada pohon-seperti topologies.

    Pada awal hari dari Internet, sebuah gerbang luar protokol, EGP versi 3, digunakan untuk interkoneksi sistem otonom. EGP3 jangan sampai tertukar dengan EGPs pada umumnya. Saat ini, Batas Gateway Protocol (BGP) adalah standar untuk diterima Internet routing dan telah menggantikan dasarnya lebih terbatas EGP3.

    Border Gateway Protocol (BGP)
    adalah sebuah sistem antar autonomous routing protocol. Sistem autonomous adalah sebuah jaringan atau kelompok jaringan di bawah administrasi umum dan dengan kebijakan routing umum. BGP digunakan untuk pertukaran informasi routing untuk Internet dan merupakan protokol yang digunakan antar penyedia layanan Internet (ISP). Pelanggan jaringan, seperti perguruan tinggi dan perusahaan, biasanya menggunakan sebuah Interior Gateway Protocol (IGP) seperti RIP atau OSPF untuk pertukaran informasi routing dalam jaringan mereka. Pelanggan menyambung ke ISP, dan ISP menggunakan BGP untuk bertukar pelanggan dan rute ISP . Ketika BGP digunakan antar Autonom System (AS), protokol ini disebut sebagai External BGP (EBGP). Jika penyedia layanan menggunakan BGP untuk bertukar rute dalam suatu AS, maka protokol disebut sebagai Interior BGP (IBGP).

    interior gateway protokol (IGP)
    adalah routing protokol yang digunakan dalam suatu sistem otonom (AS).

    Sebaliknya sebuah Exterior Gateway Protocol (EGP) adalah untuk menentukan jaringan reachability antara sistem otonom dan menggunakan IGPs untuk menyelesaikan rute dalam sebuah AS.

    Interior gateway protokol dapat dibagi menjadi dua kategori:
    1) Jarak-vector routing protokol
    2) Link-negara routing protokol.

    Jenis Interior gateway protokol

    Jarak-vector routing protokol

    Mereka menggunakan raja-Ford algoritma untuk menghitung path. Jarak di-vector routing protokol setiap router tidak memiliki informasi lengkap tentang topologi jaringan. Ini iklan yang jauh dari orang lain dan menerima iklan yang sama dari orang lain. Menggunakan routing iklan ini setiap router populates dengan tabel routing. Pada siklus berikutnya iklan, sebuah router iklan informasi dari tabel routing. Proses ini terus berlanjut sampai tabel routing setiap router memusatkan untuk nilai stabil.

    Beberapa protokol ini memiliki kelemahan lambat konvergensi, namun biasanya sederhana untuk menangani dan benar-benar cocok untuk digunakan kecil dengan jaringan. Beberapa contoh dari jarak-vector routing protokol adalah:
    Informasi routing Protocol (RIP)
    Interior gateway routing protokol (IGRP)
    Peningkatan interior gateway routing protokol (EIGRP - Cisco milik)


    Link-negara routing protokol

    Dalam kasus negara-Link routing protokol, masing-masing node mempunyai informasi lengkap tentang topologi jaringan. Setiap node kemudian secara mandiri menghitung terbaik dari hop berikutnya untuk setiap kemungkinan tujuan di jaringan lokal menggunakan informasi dari topologi. Kumpulan terbaik berikutnya hops bentuk tabel routing untuk node.

    Ini berbeda dengan jarak-vector routing protokol, yang bekerja dengan masing-masing node berbagi dengan tabel routing dengan tetangga. Di negara-link protokol, yang lulus hanya informasi antara node adalah informasi yang digunakan untuk membangun konektivitas peta.

    Contoh Link-negara routing protokol adalah:
    Buka singkat path pertama (OSPF)
    Intermediate sistem untuk intermediate sistem (IS-IS)

    Lanjut membaca“Tugas : EGP, BGP dan IGP”  »»

    Senin, 17 Januari 2011

    Tugas : Macam-macam Port

    Assalamuallaikum Wr. Wb.

    " Apa itu Port ? ", menurut Saya Port adalah suatu celah atau pintu atau lubang pada system komputer sebagai jalur transfer data.

    Sebenernya port itu ada dua jenis, Yaitu :

    1. Port fisik,adalah soket atau slot atau colokan yang ada di belakang CPU sebagai penghubung peralatan input-output komputer, misalnya Mouse,keyboard,printer…dll.
    2. Port Logika (non fisik),adalah port yang di gunakan oleh Software sebagai jalur untuk melakukan koneksi dengan komputer lain, tentunya termasuk koneksi internet.

    Port Logika inilah yang akan kita bahas di sini, yaitu port yang berhubungan secara langsung dengan kegiatan kita ber-internet.

    Macam-Macam Port:
    • Port 80, Web Server
    Port ini biasanya digunakan untuk web server, jadi ketika user mengetikan alamat IP atau hostname di web broeser maka web browser akan melihat IP tsb pada port 80,

    • Port 81, Web Server Alternatif
    ketika port 80 diblok maka port 81 akan digunakan sebagai port altenatif hosting website

    • Port 21, FTP Server
    Ketika seseorang mengakses FTP server, maka ftp client secara default akan melakukan koneksi melalui port 21 dengan ftp server

    • Port 22, SSH Secure Shell
    Port ini digunakan untuk port SSH

    • Port 23, Telnet
    Jika anda menjalankan server telnet maka port ini digunakan client telnet untuk hubungan dengan server telnet

    • Port 25, SMTP(Simple Mail Transport Protokol)
    Ketika seseorang mengirim email ke server SMTP anda, maka port yg digunakan adalah port 25

    • Port 2525 SMTP Alternate Server
    Port 2525 adalah port alternatifi aktif dari TZO untuk menservice forwarding email. Port ini bukan standard port, namun dapat diguunakan apabila port smtp terkena blok.

    • Port 110, POP Server
    Jika anda menggunakan Mail server, user jika log ke dalam mesin tersebut via POP3 (Post Office Protokol) atau IMAP4 (Internet Message Access Protocol) untuk menerima emailnya, POP3 merupakan protokol untuk mengakses mail box

    • Port 119, News (NNTP) Server

    • Port 3389, Remote Desktop
    Port ini adalah untuk remote desktop di WinXP

    • Port 389, LDAP Server
    LDAP Directory Access Protocol menjadi populer untuk mengakses Direktori, atau Nama, Telepon, Alamat direktori. Contoh untuk LDAP: / / LDAP.Bigfoot.Com adalaha LDAP directory server.

    • Port 143, IMAP4 Server
    IMAP4 atau Pesan Akses Internet Protocol semakin populer dan digunakan untuk mengambil Internet Mail dari server jauh.Disk lebih intensif, karena semua pesan yang disimpan di server, namun memungkinkan untuk mudah online, offline dan diputuskan digunakan.

    • Port 443, Secure Sockets Layer (SSL) Server
    Ketika Anda menjalankan server yang aman, SSL Klien ingin melakukan koneksi ke server Anda Aman akan menyambung pada port

    • 443. This port needs to be open to run your own Secure Transaction server.
    Port 445, SMB over IP, File Sharing
    Kelemahan windows yg membuka port ini. biasanya port ini digunakan sebagai port file sharing termasuk printer sharing, port inin mudah dimasukin virus atau worm dan sebangsanya

    • Ports 1503 and 1720 Microsoft NetMeeting and VOIP
    MS NetMeeting dan VOIP memungkinkan Anda untuk meng-host Internet panggilan video atau lainnya dengan.

    • Port 5631, PCAnywhere


    • Port 5900, Virtual Network Computing (VNC)

    Bila Anda menjalankan VNC server remote kontrol ke PC Anda, menggunakan port 5900. VNC berguna jika anda ingin mengontrol remote server.

    • Port 111, Portmap

    • Port 3306, Mysql

    • Port 981/TCP

    Sumber : Cak Google

    Lanjut membaca“Tugas : Macam-macam Port”  »»

    Tugas : Cara Kerja 7 OSI Layer

    Assalamuallaikum Wr. Wb.

    "OSI Layer..!!! apaan ntu..??!", okech.., OSI Layer adalah " kepanjangan dari Open System Interconnection Di tahun 1984 ISO (Internasional Standarizaation organization) mengeluarkan solusi untuk memberikan standarisasi kompabilitas jaringan-jaringan sehingga tidak membatasi komunikasi antar produk maupun teknologi dari vendor yang berbeda. Dan faktanya OSI merupakan referensi yang telah digunakan mereka dan disederhanakan / dipersempit menjadi TCP/IP model yang akan kita bicarakan lebih lanjut".

    Klo mau lebih jelasnya, lihat ajah 7 OSI Layer ini beserta cara kerjanya:

    7. Application Layer
    6. Presentation Layer
    5. Session Layer
    4. Transport Layer
    3. Network Layer
    2. Data-Link Layer
    1. Physical Layer


      Cara Kerja dari Masing-masing layer tersebut :

    7. Application layer
    Merupakan layer ketujuh atau layer teratas pada model OSI layer. Layer ini merupakan layer aplikasi dimana aplikasi pemakai diletakkan, dan layer ini bekerja sama dengan Presentation Layer untuk diterapkan pada sistem komunikasi data.
    Fungsinya sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.


    6. Presentation layer
    Merupakan layer keenam pada model referensi OSI layer. Presentation layer berhubungan dengan syntax data yang dipertukarkan diantara aplikasi, dengan tujuan untuk mengatasi perbedaan format penyajian data.
    Fungsinya untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).


    5. Session layer
    Merupakan layer kelima pada model referensi OSI layer. Lapisan ini membuka, merawat, mengendalikan dan melakukan hubungan antar simpul. Pada layer ini data di transfer dengan jernih dan terkait antara satu dengan yang lain, tetapi kualitas data tersebut akan mengalami delay, through-put. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga mutu dari fungsi-funsi transport.
    Fungsinya untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.


    4. Transport layer
    Merupakan layer keempat pada model referensi OSI layer. Layer ini mampu memberikan layanan berupa Multiduplexing dan Demultiduplexing, sehingga pada layer ini memungkinkan sebuah host dapat melayani lebih dari satu proses.
    Fungsinya untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.


    3. Network layer
    Merupakan layer ketiga pada model referensi OSI layer. Layer ini berfungsi sebagai mengantarkan paket ketujuan, yang dikenal dengan Routing.
    Layer ini mengontrol paket yang akan dikirim ke data link layer dengan cara mencari route yang paling murah dan cepat.
    Fungsinya untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.


    2. Data Link layer
    Merupakan layer kedua pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari network layer berupa Paket yang kemudian diencapsulasi menjadi Frame, dengan memberikan layer-2 header. Dan kemudian dikirim ke phisycal layer untuk diteruskan ke penerima.
    Pada penerima, layer ini mengubah Byte menjadi Frame, frame header akan dilepas (dekapsulasi), kemudian dikirim ke network layer menjadi Paket.
    Fungsinya untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).


    1. Phisycal layer
    Merupakan layer kesatu atau layer bawah pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari data link layer berupa Frame yang dan diubah menjadi Bitstream yang akan dikirim ketujuan berupa sinyal melalui media komunikasi.
    Pada penerima, layer ini akan mengubah sinyal dari pengirim menjadi Bite dan sebelum dikirim ke data link layer Bite diubah menjadi Byte.
    Fungsinya untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

    Sebagai contoh sehari-hari kita menerima email :

    Layer 7, Anda memakai Microsof Outlook yang mempunyay fungsi SMTP dan POP3
    Layer 6, anda mengirim email dengan format ASCII atau HTML
    Layer 5, anda menggunakan email anda harus menginstal OS dahulu untuk membuka sesi komunikas jaringan.
    Layer 4, OS membuka SMTP dengan sebuah TCP socket kemudian protocol terbuka untuk menerima data dari server email
    Layer 3, computer mencari IP addres dari SMTP Server dengan melihat routing table yang diberikan OS Router jika tidak ditemukan akan memberikan pesan.
    Layer 2, Paket Data dari IP addres di kirimkan oleh Ethernet
    Layer 1, mengubah paket data menjadi signal elektrik yang ditransformasilkan pada kabel UTP Cat5


    Sumber : Kang Deni

    [ Semoga Bermanfaat...:D .. ]

    Lanjut membaca“Tugas : Cara Kerja 7 OSI Layer”  »»

    Jumat, 14 Januari 2011

    Tugas : Konfigurasi Transparent Proxy

    Assalamuallaikum Wr. Wb.

    Kali ini Saya berbagi ilmu tentang " Tranparent Proxy ", ilmu ini saya dapat waktu saya dapat Tugas Praktek yg di suruh oleh Sang Guru saya. Di sini saya memakai Aplikasi yg cukup terkenal yaitu Squid dengan OS Debian 4.0.

    Pasti Anda Bertanya Apakah proxy itu ? iah.., Proxy adalah suatu aplikasi yang mempunyai beberapa fungsi, seperti : cache, content filtering, url filtering, bandwith management, dsb. Salah satu aplikasi proxy yang sangat terkenal adalah Squid. Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan...

    tentang bagaimana melakukan content filtering menggunakan Squid pada komputer dengan OS Debian 4.0.

    Content filtering ini akan menggunakan mode transparent proxy yang berarti client pada network kita akan dipaksa untuk melewati proxy server di jaringan kita. Trus, gimana cara membuatnya ?

    1. Install aplikasi Squid pada Server Debian Anda, dengan cara :

    #apt-get install squid


    2. Setelah Squid selesai diinstall edit file konfigurasi squid dengan cara :

    #nano /etc/squid/squid.conf

    3. Setting transparent proxy dengan cara cari tulisan http_port 3128 menjadi :

    http_port 3128 transparent

    4. Tambahkan acl untuk LAN kita. misal LAN kita berada dalam network 192.168.0.0/24 , maka tambahkan baris berikut :

    acl lan src 192.168.0.0/24

    5. Tambahkan acl untuk memblok website yang akan diblacklist dengan menambahkan baris :

    acl blacklist url_regex -i "/etc/squid/url.txt"


    6. Tambahkan baris berikut sebelum bagian http_access deny all :


    http_access deny blacklist
    http_access allow lan

    7. Buat file sepurane.txt yang akan menampung daftar url blacklist :

    #nano /etc/squid/sepurane.txt


    8. Contoh isi file sepurane.txt :

    porno
    playboy

    17th
    9. Restart Squid dengan cara :

    #/etc/init.d/squid restart

    10. Setelah itu buat konfigurasi iptables agar request dari client dibelokkan ke proxy server kita dengan cara :

    #iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.0.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128


    11. Dengan konfigurasi iptables di atas, maka setiap request ke port 80 dari klient akan dibelokkan melewati proxy server yang telah kita buat.





    Okech., itu sekedar ilmu dari saya, Klo Anda merasa kurang puas, Silahkan Anda Berkomentar di bawah ini dan ingat..!!! " No Porn and No Sara ".

    Lanjut membaca“Tugas : Konfigurasi Transparent Proxy”  »»

    Rabu, 20 Oktober 2010

    Routing Static Beserta Setting Access Group dkk.

    Assalamuallikum Wr. Wb.


    Setting IP Serial Pada Router



    1. Buat 3 router PT, masing-masing beri port PT-Router-NM-1S. kalo kesulitan ikuti cara ini :
    a. masuk ke Physical Router pertama, matikan power "on", kemudian pada tabel sebelah kiri tambahkan port tersebut sesuai dengan kabel yang akan disambungkan.
    b. kemudian kembalikan power "on". tunggu booting selesai.
    2. Kemudian pada pada


    router 1 setting ip address serial2/0 dengan ip 192.168.1.1, subnet mask 255.255.255.0
    Pilih clock rate 9600. Dan terakhir jgn lupa Port Status "On"-kan.
    3. Kemudian pada pada router 3 setting ip address serial2/0 dengan ip 192.168.2.1, subnet mask 255.255.255.0
    Pilih clock rate 9600. Dan terakhir jgn lupa Port Status "On"-kan.
    4. Kemudian pada pada router tengan setting ip address serial2/0 dengan ip 192.168.1.2, subnet mask 255.255.255.0
    Pilih clock rate 9600. Dan terakhir jgn lupa Port Status "On"-kan.
    5. Kemudian pada pada router 1 setting ip address serial3/0 dengan ip 192.168.2.2, subnet mask 255.255.255.0
    Pilih clock rate 9600. Dan terakhir jgn lupa Port Status "On"-kan.
    6. Terakhir, pasang kabel Serial DTE.


    Setting Static pada Router


    1. Masuk ke " Config", lau 


     

    Lanjut membaca“Routing Static Beserta Setting Access Group dkk.”  »»

    Jumat, 01 Oktober 2010

    Setting Security WPA dengan BL R-30 G

    Assalamuallaikum Wr. Wb.

    Bissmillahirrahmanirrokhim......

    1>>. Pertama, Hidupkan Blue-Link BL-R30G Terlebih dahulu atau reset ulang blue-link anda jika pernah di setting



    2>>. Sambungkan kabel data (UTP Straight kabel) ke port LAN komputer/Laptop Anda.
    3>>. Masuk Control panel lalu pilih Network Connection.
    4>>. Lalu pilih Local area Network














    5>>.  Setelah itu, setting dengan:
    IP Address= 192.168.2.3
    Subnetmask= 255.255.255.0
    Gateway= 192.168.2.2 (IP default AP nanti harus diganti 192.168.2.2) Preffered DNS server = 208.67.222.222















    6>>. Masukkan IP default IP address ke address bar(192.168.2.254)














    7>>. Maka muncul gambar diatas. Klik Setup wizard lalu klik Next , maka akan muncul jendela seperti di bawah ini.













    8>>.  Muncul gambar diatas. Pilih Mode Gateway lalu klik Next  














    9>>. Muncul gambar diatas. di isi juga gak pa2 atau Langsung klik Next juga bisa. 














    10>>. Muncul gambar diatas. Ganti IP default menjadi 192.168.2.2 lalu klik Next 


    11>>.  pilih DHCP Client lalu klik Next .













    12>>.  Pilih Mode : AP dan ganti SSID sesuka kamu, dan pilih channel yang kamu inginkan.
    INGAT! Jika membuat AP secara bersamaan jangan sampai Channel sama. Akan menimbulkan Crash.
     




      











    13>>. akan muncul gambar diatas jika anda menggunakan WEP.dan jika anda pilih WPA maka akan muncul gambar satunya. Lalu isi password yang anda suka, lalu klik finish.














    14>>. Klik TCP/IP setting lalu pilih LAN Interface dan setting:
    IP Address= 192.168.2.2 (IP default Blue-link anda yang telah diubah)
    Subnetmask= 255.255.255.0
    DHCP = Server
    DHCP Range = 192.168.2.3 – 192.168.2.254 (nb: terserah anda menentukan awal dan akhir IP)
    Lalu Klik Apply Changes
     
















    <<15>> Klik WAN Interface pada TCP/IP settings. Pilih:
    WAN Access Type = DHCP Client
    Hostname=
    MTU Size = 1492
    Set DNS Manually
    DNS 1: 202.67.222.222 

    Lalu klik Apply Changes

    <<16>> Pilih Apply All














     

    Lanjut membaca“Setting Security WPA dengan BL R-30 G”  »»

    Setting WEP dengan BlueLink BL R -30 G

    WEP adalah suatu metode pengamanan jaringan nirkabel, merupakan standar keamanan & enkripsi pertama yang digunakan pada wireless
    Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke klien maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk authentikasi menuju access point, dan WEP mempunyai standar 802.11b.

    Kelebihan WEP
    Saat user hendak mengkoneksikan laptopnya, user tidak melakukan perubahan setting apapun, semua serba otomatis, dan saat pertama kali hendak browsing, user akan diminta untuk memasukkan Username dan password
    Hampir semua komponen wireless sudah mendukung protokol ini.

    Kelemahan WEP
    • Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.
    • WEP menggunakan kunci yang bersifat statis

    Cara kasih security WEP pada Access Point:
    1. Masuk ke Access point Bluelink RG-30 G, ketikkan IP addressnya klo defaultnya 192.168.2.254 pada web browser
    2. Masukkan Username, ( defaultnya : admin ) dan password ( defaultnya : admin ).






    3. Pilih Wireless→security








    4. UbahEncription menjadi WEP→klik SET WEP KEY












    5. Setelah itu muncul jendela kayak gini....











    Perhatikan KEY LENGTH


    • Jika  64 bit : 10 karakter
    • 128 bit : 26 karakter
    • maka, semakin banyak bit, jumlah karakter yg diberikan semakin panjang
      6. Masukkan Encription Key 1 dan klik Apply changes



       Demikianlah Setting Security WEP dari saya semoga ini bermanfaat untuk Anda si Pembaca. jika saja Anda kesulitan dalam Penyettingan silahkan tanya kembali kepada saya, InsyaAllah saya dapat membantu.


      Sumber : Bp. Google

      Lanjut membaca“Setting WEP dengan BlueLink BL R -30 G”  »»